<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>balita sayang</title>
	<atom:link href="http://balitasayang.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://balitasayang.wordpress.com</link>
	<description>berita heboh dan berita lain seputar anak-anak dan balita yang kita sayangi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jan 2009 04:48:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='balitasayang.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>balita sayang</title>
		<link>http://balitasayang.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://balitasayang.wordpress.com/osd.xml" title="balita sayang" />
	<atom:link rel='hub' href='http://balitasayang.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>DUKA KELUARGA KORBAN KEGANASAN DEMAM BERDARAH</title>
		<link>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/duka-keluarga-korban-keganasan-demam-berdarah/</link>
		<comments>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/duka-keluarga-korban-keganasan-demam-berdarah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 04:48:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BeritaHeboh@WP</dc:creator>
				<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[akibat dbd]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[demam berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit dbd]]></category>
		<category><![CDATA[sayang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balitasayang.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[. Dengan cepat, Demam Berdarah Dengue (DBD) menelan korban ratusan nyawa. Berikut kisah duka dua ibu yang kehilangan buah hatinya. Malam-malam belakangan ini begitu sepi bagi pasangan Arpiah (35) dan Suhartadi (37). Biasanya, menjelang tidur Arpiah meninabobokan si bungsu Muhamad Baihaqi (3,5). Namun, anak ketiga dari tiga bersaudara yang lucu itu kini tiada lagi di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitasayang.wordpress.com&amp;blog=6335246&amp;post=11&amp;subd=balitasayang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>.<br />
<img src="http://openmindmine.files.wordpress.com/2008/05/mosquito_4489m1.jpg?w=400" alt="" /></p>
<p>Dengan cepat, Demam Berdarah Dengue (DBD) menelan korban ratusan nyawa. Berikut kisah duka dua ibu yang kehilangan buah hatinya.</p>
<p>Malam-malam belakangan ini begitu sepi bagi pasangan Arpiah (35) dan Suhartadi (37). Biasanya, menjelang tidur Arpiah meninabobokan si bungsu Muhamad Baihaqi (3,5). Namun, anak ketiga dari tiga bersaudara yang lucu itu kini tiada lagi di sisinya. “Sulit sekali bagi saya memejamkan mata. Wajah si bungsu terus melintas dalam benak saya,” tutur Arpiah. Jangankan tidur, makan pun terasa tak enak bagi Arpiah. “Susah sekali bagi saya menelan makanan. Begitu juga dengan Mas Adi (panggilan Suhartadi). Meninggalnya Baihaqi benar-benar pukulan berat bagi saya,” rintihnya.</p>
<p><span id="more-11"></span></p>
<p>Wajar saja pasangan ini sangat terpukul. Apalagi, Baihaqi adalah satu-satunya anak lelaki yang sudah lama ditunggu pasangan ini. Namun keganasan wabah demam berdarah tiba-tiba mencabut kebahagian pasangan ini.</p>
<p>Dikisahkan Arpiah, Baihaqi sakit mulai Minggu (15/2). “Badannya anget. Saya memberinya obat penurun panas. Namun, panasnya enggak turun-turun,” ujar Arpiah saat ditemui di rumahnya yang sederana di Salemba Tegalan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Minggu (22/2).</p>
<p>Keesokan harinya, Arpiah membawa Baihaqi ke mantri kesehatan tak jauh dari rumahnya. Setelah diberi obat, panasnya mulai turun. “Tampaknya dia sudah baikan. Dia sudah lari-larian. Anaknya lincah betul. Meski sakit, dia enggak mau tiduran. Malah masih mau makan permen dan jajanan di warung,” lanjut Arpiah yang membuka warung kelontong di depan rumahnya.</p>
<p>MENGELUH SAKIT<br />
Hari berikutnya, Baihaqi tampak lemas. Meski demikian, si kecil masih mau makan bubur. Baihaqi juga merengek-rengek minta agar-agar dan makanan kecil. Lantaran warung Aipah tak jualan agar-agar, ditemani kakaknya, Baihaqi membeli ke lain warung.</p>
<p>Tak terlintas di benak wanita asal Cikarang (Jabar) itu jika anaknya menderita demam berdarah. “Memang, sih, badannya masih panas. Saya nyesel, kenapa saya enggak memeriksakan darahnya. Saya pikir, dia hanya panas biasa. Apalagi, sore harinya dia masih cerita-cerita sama bapaknya sambil tiduran di warung. Malah dia sempat minta satu set<br />
mainan binatang seperti sapi, kerbau, kambing, dan kuda putih. Katanya dia mau terbang sama kuda putih,” lanjut Arpiah yang langsung memenuhi permintaan Baihaqi.</p>
<p>Selasa malam itu, Baihaqi masih tidur pulas. Bahkan, ia juga tidak rewel, seperti layaknya anak kecil yang sakit. “Sebenarnya dia sudah berkali-kali sakit sejak umur tujuh bulan. Biasanya saya membawanya ke RS Carolus. Dulu, sih, sakit panas biasa yang habis minum obat langsung turun panasnya. Makanya saya enggak kepikiran lagi membawanya ke RS. Apalagi dia masih lincah, beda dengan sakit-sakit sebelumnya yang bawaannya lemes,” sesal Arpiah.</p>
<p> Malam itu, Baihaqi masih doyan makan. “Memang, sih, dia tampak tersedak di tenggorokannya. Tapi, habis makan dia bisa tidur pulas. Menjelang tidur, dia minta pantatnya ditepuk-tepuk. Meski sudah 3,5 tahun, dia memang masih netek sama saya. Nah, waktu mau saya tetekin, dia enggak mau. Dia juga enggak mau minum obat yang diberikan mantri. Dia hanya minta kepalanya dikompres.” Namun, Rabu pagi jam 04.30, kondisi Baihaqi turun drastis. Tanpa pikir panjang, Arpiah membawanya ke RS Budhi Asih. “Saya peluk dia sambil membonceng saudara saya. Rencananya, suami saya akan segera menyusul. Kebetulan saya punya kartu sehat dari pemerintah.”</p>
<p>Sampai di RS sekitar setengah jam kemudian, Baihaqi langsung ditangani dokter. Baihaqi juga dioksigen. “Saat tangannya ditusuk jarum infus, dia mengaduh-aduh sambil mengeluh sakit. Sungguh saya ikut merasakan penderitaannya,” ratap Arpiah sembari terisak.</p>
<p>JENGUK ANAK TETANGGA<br />
Mendengar keluhan buah kasihnya, dada Arpiah terasa ditusuk-tusuk. Ia iba melihat penderitaan Baihaqi. Batin Arpiah semakin teriris saat Baihaqi memanggil-manggil ayahnya. “Saat ayahnya datang, kondisinya sudah kritis. Kata dokter, dia kena DBD stadium tiga,” kata Arpiah yang wajahnya tampak letih.</p>
<p>Ibarat tersayat pisau tajam, batin Arpiah terasa perih tatkala Baihaqi menghembuskan napas terakhir, hanya sekitar satu jam setelah dirawat di RS. Parasnya tampak sembab menunjukkan kedukaan yang amat dalam. Jasad Baihaqi dimakamkan di kampung halaman Arpiah di Cikarang. “Saya menyesal sekali terlambat membawanya ke RS. Padahal, belum lama saya menjenguk anak tetangga yang kena DBD. Tapi, sama sekali saya tak membayangkan anak saya mengalami sakit yang sama.”</p>
<p>Kepergian Baihaqi merupakan kehilangan besar bagi Arpiah. Apalagi, ia dan suaminya memang mendambakan kehadiran anak lelaki. Baihaqi yang lahir 1 September 2000 pagi di Puskesmas, membuat kebahagiaan rumah tangganya semakin lengkap. Dua anak perempuannya, Indah Supiani (13) dan Novia Hariani (9) juga menyambut kehadiran Baihaqi penuh suka cita.</p>
<p>Masih terbayang jelas dalam ingatan Arpiah ketika Baihaqi begitu gembira bermain-main. “Waktu saya belikan mainan binatang, dia senang banget. Lalu, dia jejerin hewan-hewan itu di warung. Habis itu dirapiin dan dimasukin lagi dalam plastik. Dia memang anak pinter. Sudah bisa, lho, dia main kalkulator dan nyetel radio.”</p>
<p>Arpiah juga ingat betul si kecil yang suka jajan itu. “Kalau ada pedagang makanan lewat, selalu dia berhentiin. Sampai-sampai ada yang tanya berapa, sih, jajannya sehari. Saya, sih, enggak apa-apa. Kan kami kerja juga buat anak, kan. Sebisa mungkin saya memang memenuhi permintaannya,” lanjut Arpiah sambil menunjukkan foto terakhir keluarganya saat Baihaqi berusia tiga tahun. Matanya pun kembali meredup.</p>
<p>Sumber:</p>
<p>http://www.tabloidnova.com/articles.asp?id=4025</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitasayang.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitasayang.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitasayang.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitasayang.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitasayang.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitasayang.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitasayang.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitasayang.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitasayang.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitasayang.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitasayang.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitasayang.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitasayang.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitasayang.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitasayang.wordpress.com&amp;blog=6335246&amp;post=11&amp;subd=balitasayang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/duka-keluarga-korban-keganasan-demam-berdarah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/620f450a42d9a500f4fd5a68c2c590ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qsps</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://openmindmine.files.wordpress.com/2008/05/mosquito_4489m1.jpg?w=400" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton VCD Porno, Perkosa Adik Kandung (Sept, 2004)</title>
		<link>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/setelah-menonton-vcd-porno-perkosa-adik-kandung-sept-2004/</link>
		<comments>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/setelah-menonton-vcd-porno-perkosa-adik-kandung-sept-2004/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 04:44:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BeritaHeboh@WP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Video Porno]]></category>
		<category><![CDATA[akibat nonton film porno]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bokep]]></category>
		<category><![CDATA[bokep porno]]></category>
		<category><![CDATA[filem porno]]></category>
		<category><![CDATA[film porno]]></category>
		<category><![CDATA[Perkosaan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[porno]]></category>
		<category><![CDATA[seks anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[seks remaja]]></category>
		<category><![CDATA[umum]]></category>
		<category><![CDATA[vcd porno]]></category>
		<category><![CDATA[video bokep]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balitasayang.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[. Korantempo.com Rabu, 1 September 2004 Jember &#8211; Lesi, 16 tahun, Selasa (31/8), dicokok polisi dan dijebloskan ke sel tahanan. Remaja kelas I Sekolah Menengah Atas ini nekat memerkosa adik kandungnya, Resi, 10 tahun, setelah dia menonton film porno bersama teman-temannya. Lesi dan Resi tinggal bersama neneknya, Saniyah, 50 tahun, di Desa Balung Kidul, Kecamatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitasayang.wordpress.com&amp;blog=6335246&amp;post=9&amp;subd=balitasayang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>.<br />
Korantempo.com Rabu, 1 September 2004   Jember &#8211; Lesi, 16 tahun, Selasa (31/8), dicokok polisi dan dijebloskan ke sel tahanan. Remaja kelas I Sekolah Menengah Atas ini nekat memerkosa adik kandungnya, Resi, 10 tahun, setelah dia menonton film porno bersama teman-temannya. Lesi dan Resi tinggal bersama neneknya, Saniyah, 50 tahun, di Desa Balung Kidul, Kecamatan Balung. Kedua orangtua mereka menitipkan anak mereka, karena harus bekerja di Pulau Sumatera.</p>
<p>Peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada 15 Agustus lalu. “Malam itu, Lesi menonton Video bokep porno bersama rekan-rekannya,” ujar Saniyah. “Barangkali karena tak kuasa menahan nafsunya, begitu pulang ke rumah, Lesi langsung nyelonong ke kamar adiknya, lalu melampiaskan nafsu setannya kepada adik sedarahnya itu,” ia menambahkan. Lesi juga sempat mengancam adiknya akan dipukuli jika berani menceritakan kejadian tadi kepada orang lain.</p>
<p><span id="more-9"></span></p>
<p>Namun, akhirnya ulah biadab Refi terbongkar, Senin (30/8). Seorang guru di SDN Balung Kidul I merasa curiga dengan kondisi Resi. Dalam beberapa hari terakhir, sering ditemukan adanya bercak darah di celana dan rok korban. Selanjutnya, guru tadi mengantar Resi ke Rumah Sakit Balung. Hasil pemeriksaan dokter didapat bukti kuat bahwa Resi menjadi korban pemerkosaan. Pihak sekolah segera melaporkan kasus tadi ke Markas Polsek setempat, Senin pagi kemarin. Kini, Lesi meringkuk di sel tahanan Polres Jember untuk ditindak. mahbub jjunaidy</p>
<p>sumber: </p>
<p><a href="http://korantempo.com">http://korantempo.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitasayang.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitasayang.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitasayang.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitasayang.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitasayang.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitasayang.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitasayang.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitasayang.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitasayang.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitasayang.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitasayang.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitasayang.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitasayang.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitasayang.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitasayang.wordpress.com&amp;blog=6335246&amp;post=9&amp;subd=balitasayang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/setelah-menonton-vcd-porno-perkosa-adik-kandung-sept-2004/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/620f450a42d9a500f4fd5a68c2c590ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qsps</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Situs Porno Banyak Diakses Pelajar SD</title>
		<link>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/situs-porno-banyak-diakses-pelajar-sd/</link>
		<comments>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/situs-porno-banyak-diakses-pelajar-sd/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 04:41:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BeritaHeboh@WP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Video Porno]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak menonton video porno]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bokep]]></category>
		<category><![CDATA[porno]]></category>
		<category><![CDATA[porno anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balitasayang.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[. Tribunkaltim.com Rabu, 26-03-2008 &#124; 22:50:15 SAMARINDA &#8211; Rencana pemerintah untuk memblokir situs porno bokep ternyata mendapat sambutan positif dari pengelola warnet di Samarinda. Bukan saja karena keprihatinan banyaknya siswa usia Sekolah Dasar (SD) yang datang ke warnet untuk membuka situs porno, melainkan juga karena kekhawatiran virus dari situs porno, yang bisa merusak komputer. Kekhawatiran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitasayang.wordpress.com&amp;blog=6335246&amp;post=7&amp;subd=balitasayang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>.<br />
Tribunkaltim.com  Rabu, 26-03-2008 | 22:50:15    SAMARINDA &#8211; Rencana pemerintah untuk memblokir situs porno bokep ternyata mendapat sambutan positif dari  pengelola warnet di Samarinda. Bukan saja karena keprihatinan banyaknya siswa usia Sekolah Dasar (SD) yang datang ke warnet untuk membuka situs porno, melainkan juga karena kekhawatiran virus dari situs porno, yang bisa merusak komputer.</p>
<p>Kekhawatiran akan dampak buruk situs porno bagi anak di bawah umur dilontarkan Nery, pengelola warnet Bahri di Jalan Ulin Samarinda. Berdasarkan pengamatan lelaki yang telah membuka warnet sejak 2006 tersebut, sebagian besar siswa Sekolah Dasar (SD) yang datang ke warnet untuk membuka situs porno.</p>
<p><span id="more-7"></span></p>
<p>“Sebenarnya di server kami sudah diblokir untuk situs porno. Tetapi kadang ada juga yang jebol. Ada saja yang kami tidak tahu tapi pengunjung tahu, jadi tidak bisa dideteksi. Kalau pengunjung dewasa agak jarang buka yang porno, tetapi justru anak SD yang biasa datang ke sini dan buka situs porno. Kalau sudah seperti itu, mau tidak mau saya langsung closed di sini,” kata Nery, sambil membuka tampilan program di komputernya, Rabu (26/3).</p>
<p>Ia mengungkapkan, tugasnya selain menjaga warnet juga mencatat situs porno dan selanjutnya diblokir sehingga tak bisa dibuka jika ada pengunjung yang mengaksesnya. “Tapi kalau pemerintah sudah menerapkan sistem pemblokiran, maka kami tidak perlu lagi mencatat dan memblokir sendiri. Kalau bisa rencana tersebut segara diterapkan. Terus terang, rasanya miris juga kalau melihat anak-anak SD datang ke sini dan buka situs porno,” paparnya.</p>
<p>Komentar serupa juga dilontarkan Ruli, pengelola warnet Cendana. Lelaki berusia sekitar 20 tahun itu menuturkan situs porno seringkali membawa kesulitan bahkan kerusakan pada unit komputer di warnet.</p>
<p>“Situs porno sering membawa virus. Bahkan, kami pernah terpaksa mengeluarkan dana cukup besar, karena seluruh komputer kami terkena virus dari situs porno yang dibuka pengunjung. Sebenarnya kejadian seperti itu sudah tidak terhitug lagi, tetapi yang paling parah saat tujuh unit komputer dan server kena virus,” papar Ruli.</p>
<p>Bila kebijakan tersebut segera diberlakukan, maka Ruli pun tak perlu khawatir lagi dengan kejadian terjangkitnya virus komputer. “Sekarang ini kami sudah pakai antivirus tetapi kalau ada yang lebih hebat lagi maka bisa saja kalah. Jika pemerintah mau memblokir situs porno kalau bisa secepatnya,” paparnya.</p>
<p>Pengunjung yang seringkali membuka situs porno, menurut Ruli, juga didominasi siswa SD dan SMP. “Kalau siswa SMA, kebanyakan buka friendster. Kesal juga kalau anak SD datang hanya untuk buka situs porno,” ujarnya.</p>
<p>Salah satu pengunjung warnet, Iwan mengaku seringkali mendatangi warnet guna menunjang kegiatan bisnis online yang dilakukannya. Namun, terkadang dia pun membuka situs porno hanya sekadar penyegaran. “Tapi kalau memang harus diblokir ya silahkan saja,” ujarnya sambil mengangkat bahu. (may) </p>
<p>Sumber:</p>
<p><a href="http://Tribunkaltim.com">Tribunkaltim.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitasayang.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitasayang.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitasayang.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitasayang.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitasayang.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitasayang.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitasayang.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitasayang.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitasayang.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitasayang.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitasayang.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitasayang.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitasayang.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitasayang.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitasayang.wordpress.com&amp;blog=6335246&amp;post=7&amp;subd=balitasayang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/situs-porno-banyak-diakses-pelajar-sd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/620f450a42d9a500f4fd5a68c2c590ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qsps</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Setelah Disodomi dan Diperkosa Secara Bergantian, Dua Balita Kakak Beradik (5 dan 3 tahun) Dibuang ke Sumur Hingga Tewas</title>
		<link>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/setelah-disodomi-dan-diperkosa-secara-bergantian-dua-balita-kakak-beradik-5-dan-3-tahun-dibuang-ke-sumur-hingga-tewas/</link>
		<comments>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/setelah-disodomi-dan-diperkosa-secara-bergantian-dua-balita-kakak-beradik-5-dan-3-tahun-dibuang-ke-sumur-hingga-tewas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 04:38:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BeritaHeboh@WP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perkosaan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[awas anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya anak]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[kejahatan anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[kejam]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan pada anak]]></category>
		<category><![CDATA[umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balitasayang.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[. Posted in Berita Utama by Redaksi on Juni 20th, 2008 Padangsidimpuan (SIB) Tragis…..,kejam dan memilukan. Itulah peristiwa yang dialami dua balita kakak beradik Wahyudi Siregar (5) dan Sulastri Br Siregar (3), Pasalnya setelah disodomi dan diperkosa secara bergantian, keduanya kemudian dibuang ke sumur hingga tewas oleh tersangka DPS (13) dan JP (17), Selasa (17/6). [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitasayang.wordpress.com&amp;blog=6335246&amp;post=5&amp;subd=balitasayang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>.<br />
Posted in Berita Utama by Redaksi on Juni 20th, 2008<br />
Padangsidimpuan (SIB)</p>
<p>Tragis…..,kejam dan memilukan. Itulah peristiwa yang dialami dua balita kakak beradik Wahyudi Siregar (5) dan Sulastri Br Siregar (3), Pasalnya setelah disodomi dan diperkosa secara bergantian, keduanya kemudian dibuang ke sumur hingga tewas oleh tersangka DPS (13) dan JP (17), Selasa (17/6). Dalam tempo 5 jam tersangka berhasil diringkus Sat-Reskrim Polres Tapsel dari daerah tersebut.</p>
<p>Keterangan yang berhasil dihimpun di Mapolres Tapsel, Kamis (19/6) menyebutkan, tersangka yang masih bertetangga dengan korban di Desa Simangambat Jae Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) itu, awalnya mengajak kedua korban bermain di areal perkebunan di daerah tersebut yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah.</p>
<p><span id="more-5"></span></p>
<p>Di areal perkebunan tersebut, kedua tersangka yang telah dirasuki nafsu birahi itu menyuruh korban Wahyudi Siregar telungkup dan Sulastri Siregar telentang dengan kondisi mulut keduanya dibekap. Dalam kondisi tersebut, baik tersangka DPS maupun JP menyodomi dan memperkosa korban secara bergantian hingga kedua lemas tidak berdaya.</p>
<p>Usai melampiaskan nafsu bejatnya, kedua tersangka kemudian menceburkan korban kedalam sumur tanah diareal perkebunan Wonorejo Desa Simangambat yang berjarak sekitar 10 meter dari TKP. Selanjutnya tersangka pergi meninggalkannya dan sempat melihat korban menggapaikan tangannya untuk meminta pertolongan, namun tidak dihiraukan oleh tersangka. Sementara orangtua korban sibuk mencari kedua anaknya itu.</p>
<p>Dalam kesibukan mencari, tersangka DPS bertemu dengan orangtua korban dan memberitahukan kalau kedua anaknya berada di dalam sumur. Mendengar kabar tersebut, kedua orangtua korban bersama masyarakat menuju lokasi dan mendapatkan kedua anaknya telah tewas. Selanjutnya masyarakat mengangkat kedua korban dari dalam sumur seraya melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Barumun Tengah (Barteng) dan meneruskannya ke Mapolres Tapsel pada, Rabu (18/6).<br />
Mendapat laporan tersebut, Kapolres Tapsel AKBP Pranyoto Harahap, SIk memerintahkan Kasat Reskrim AKP SM Siregar, SH dan Kapolsek Barteng AKP Chobli bersama sejumlah personil meluncur ke TKP yang berjarak sekitar 6 jam perjalanan dari Padangsidimpuan guna pengungkapan kasus. Berkat kejelian dan ketelitian petugas dalam melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti-bukti serta sejumlah keterangan di lapangan, dalam tempo 5 jam akhirnya kedua tersangka berhasil diringkus dari daerah tersebut dan selanjutnya di boyong ke Mapolsek Barteng guna pemeriksaan.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, kedua tersangka mengakui perbuatannya yang menyodomi dan memperkosa kedua korban secara bergantian dengan alasan pengaruh nonton film porno setahun yang lalu, sehingga berencana melakukan perbuatan bejat tersebut terhadap kedua korban. Sementara dari hasil visum sementara terlihat pada dubur terdapat luka bekas sodomi dan pada kemaluan terdapat bekas perkosaan.</p>
<p>Kapolres Tapsel AKBP Pranyoto Harahap, SIk didampingi Kasat Reskrim AKP SM Siregar, SH yang dikonfirmasi diruang kerjanya membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 340 Jo 287 Jo 292 KHUPidana dan UU RI No 3 tahun 1997 tentang perlindungan anak, “Saat ini kedua tersangka mendekam di RTP Mapolres Tapsel guna mempertanggung jawabkan perbuatannya”, ujar Kasat menimpali. (T7/p)</p>
<p>Sumber: <a href="http://hariansib.com/">Hariansib.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitasayang.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitasayang.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitasayang.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitasayang.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitasayang.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitasayang.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitasayang.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitasayang.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitasayang.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitasayang.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitasayang.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitasayang.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitasayang.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitasayang.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitasayang.wordpress.com&amp;blog=6335246&amp;post=5&amp;subd=balitasayang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/setelah-disodomi-dan-diperkosa-secara-bergantian-dua-balita-kakak-beradik-5-dan-3-tahun-dibuang-ke-sumur-hingga-tewas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/620f450a42d9a500f4fd5a68c2c590ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qsps</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bocah 2 Tahun Tewas di Akuarium</title>
		<link>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/bocah-2-tahun-tewas-di-akuarium/</link>
		<comments>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/bocah-2-tahun-tewas-di-akuarium/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 04:32:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BeritaHeboh@WP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[awas bahaya balita]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[balita sayang]]></category>
		<category><![CDATA[sayang anak]]></category>
		<category><![CDATA[sayangi balita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balitasayang.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[. BOGOR–Muhamad Faerul alis Farhan, seorang bocah berumur dua tahun tewas mengenaskan dalam sebuah akuarium berukuran tinggi 50 cm dan panjang 1 meter, di rumahnya Kampung Kedung Badak RT 07/01 Kelurahan Kedung Badak Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, Jumat (23/1) pagi. Diduga korban tewas pada saat ia tengah bermain-main dengan ikan yang ada dalam akuarium [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitasayang.wordpress.com&amp;blog=6335246&amp;post=3&amp;subd=balitasayang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>.<br />
BOGOR–Muhamad Faerul alis Farhan, seorang bocah berumur dua tahun tewas mengenaskan dalam sebuah akuarium berukuran tinggi 50 cm dan panjang 1 meter, di rumahnya Kampung Kedung Badak RT 07/01 Kelurahan Kedung Badak Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, Jumat (23/1) pagi. Diduga korban  tewas pada saat ia tengah bermain-main dengan ikan yang ada dalam akuarium yang berisi air penuh dan lepas dari perhatian kedua orang tunya.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diperoleh, peritiwa mengenaskan tersebut berawal pada saat korban bersama saudaranya Tiar (7) bocah yang masih duduk dibangku kelas satu SD tersebut tengah bermain-main ikan dalam akuarium yang memang biasa dijedikan tempat bermainnya. Namun saat itu Tiar pergi ke warung untuk jajan, dan meninggalkan korban yang akan naik-naik kedalam akuarium.</p>
<p><span id="more-3"></span></p>
<p>Sementara itu, ibu korban Ny Nurhayati (24) yang tengah mencuci pakaian di belakang rumahnya curiga pasalnya bunyi sepatu yang selalu dikenakan oleh anaknya tersebut tidak bersuara dan ia pun mengecek keberadaan putranya yang memang biasa bermain di dekat akuarium. Saat mengecek anaknya tersebut alangkah kaget dan soknya ibu korban pasalnya ia melihat anaknya yang masih balita tersebut sudah dalam kedaan kaku masuk dan tenggelam dalam akuarium yang berisi ikanhias yang masih kecil-kecil.</p>
<p>Melihat anaknya sudah dalam keadaan tersebut Ny Nurhayati pun berteriak histeris minta tolong pada suaminya Ivan Padagan (26) dan ia punlangung melihat dan mengambil anaknya yang sudah terbujur kaku di dalam akuarium yang berisi penuh dengan air. Namun sayang ternyata setelah diperiksa nyawa putranya tersebut sudah dalam keadaan tidak bernyawa.</p>
<p>Sedangkan, menurut H Kohar (52) kakek korban pada saat kejadian padahal dirinya tidak jauh dari lokasi kejadian pasalnya dirinya pun yengah memperbaiki saluran air untuk akuarium tersebut. “Namun pada saat itu saya tengah asik memperbaiki saluran air sampai-sampai saya tidak memperhatikan bahkan cucu saya lepas dari pantauan saya, dan saya sangat menyesal pada saat ibunya berteriak kalau cucu saya tewas masuk akuarium,”ungkapnya dengan penuh rasa penyesalan.</p>
<p>Bahkan menurut Ibu korban Ny Nurhayati menganggap hal tersebut sebagai musibah dan tidak dan merupakan salah satu kelalaian dan yang telah diperbuatnya untuk itu pihak keluarga langung memakamkan jekanah Farhan di pemakaman keluarga yang berada di belakang rumahnya.=ROY</p>
<p>http://www.bogoronline.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitasayang.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitasayang.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitasayang.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitasayang.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitasayang.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitasayang.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitasayang.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitasayang.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitasayang.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitasayang.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitasayang.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitasayang.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitasayang.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitasayang.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitasayang.wordpress.com&amp;blog=6335246&amp;post=3&amp;subd=balitasayang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/28/bocah-2-tahun-tewas-di-akuarium/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/620f450a42d9a500f4fd5a68c2c590ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qsps</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Halo dunia!</title>
		<link>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/27/Halo-Dunia/</link>
		<comments>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/27/Halo-Dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 05:02:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BeritaHeboh@WP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitasayang.wordpress.com&amp;blog=6335246&amp;post=1&amp;subd=balitasayang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitasayang.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitasayang.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitasayang.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitasayang.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitasayang.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitasayang.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitasayang.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitasayang.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitasayang.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitasayang.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitasayang.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitasayang.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitasayang.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitasayang.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitasayang.wordpress.com&amp;blog=6335246&amp;post=1&amp;subd=balitasayang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitasayang.wordpress.com/2009/01/27/Halo-Dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/620f450a42d9a500f4fd5a68c2c590ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qsps</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
